Iffah Maria Dewi : Generasi muda juga harus mengenal dan mengapresiasi batik

Iffah Maria Dewi

Lewat batik, dia mendorong generasi muda untuk mengenal dan mengapresiasi batik serta merupakan salah satu cara baginya untuk menghargai peninggalan budaya Indonesia. Iffah juga berharap lewat karyanya, para customer bisa menyadari pentingnya pelestarian kain-kain tradisional sekaligus merasa bangga mengenakannya.

Iffah Maria Dewi 1

Berbekal ilmu Ekonomi Manajemen dan ketertarikannya terhadap batik, Iffah Maria Dewi mulai merintis usahanya sejak tahun 2001 dengan label yang bernama Sogan Batik. Meskipun pada awalnya, pada tahun 1997 terjadi krisis moneter tapi sejak awal dia telah mempunyai keinginan untuk menciptakan lapangan kerja supaya bisa membantu orang lain agar mempunyai penghasilan.

“Ingin membuka usaha yang padat karya dan bisa merekrut banyak tenaga kerja, akhirnya batiklah yang saya pilih,” kata wanita yang akrab disapa Iffah ini.

Iffah Maria Dewi 2

Karakteristik desain Sogan Batik yang unik dan orisinal berhasil menarik ribuan customer yang tersebar di Indonesia sampai luar negeri. Sebagai jebolan program studi manajemen UPN Veteran Yogyakarta, Iffah paham benar bagaimana memasarkan produknya. Meski pada awalnya, usahanya masih fokus pada supplier kain batik tulis saja. Hingga pada akhirnya pada tahun 2009 menjadi titik balik karirnya. Dia memulai untuk mengembangkan produksi menjadi berbagai jenis koleksi untuk wanita, pria sampai anak-anak.

iffah bannerBuktinya nih,  selama 8 tahun berproses Iffah tetap mampu bertahan menghadapi pasang surut pertumbuhan Sogan Batik. Tentu, semuanya tak lepas dari dukungan keluarga. Menurut wanita kelahiran Yogyakarta, 29 April 1982 ini, doa Ibu-lah yang menjadi sumber kekuatannya selain passion yang dia miliki terhadap fashion dan menggambar. Passion itu bagus untuk menikmati proses yang sedang dikerjakan, tapi kalau cuma sekedar passion bakalan goyah ketika down karena cobaan yang datang, kata Co-Owner Fashion Pattern Sogan Batik Rejodani ini. Desain Sogan Batik terbilang modern dengan motif yang penuh makna dan doa. Misalnya saja motif daun lima yang berarti sholat lima waktu. Iffah berharap, para customer yang memakai rancangannya dengan motif tersebut bisa menunaikan sholat lima waktu.

Iffah Maria Dewi 3

Kalau tentang gimana cara jualnya, koleksi produk Sogan Batik juga memanfaatkan media sosial. Mulai dari Facebook dan Instagram dijadikan tempat men-display katalog sampai menjadi media komunikasi dengan pelanggannya. Nggak tanggung-tanggung dalam memanfaatkan online, Iffah pun juga meluncurkan website dengan alamat soganbatik.com yang bisa kamu kunjungi setiap saat. Respon yang luar biasa membuat usahanya terus berkembang.

Iffah Maria Dewi 4

Saat ini tenaga kerja yang direkrutnya mencapai 50 orang. Wah.. banyak banget ya!  Bahkan ada beberapa karyawan yang merupakan difabel, baik tunadaksa maupun tunawicara. Selain untuk hidup yang lebih mandiri, menurut Iffah setiap orang juga berhak mendapat kesempatan yang sama termasuk mereka yang mengalami cacat fisik atau penyandang difabel. Lingkungan sekitar juga nggak luput dari perhatian Iffah. Banyak warga sekitar yang direkrut menjadi bagian dari tim produksi Sogan Batik.

Iffah Maria Dewi 5

“Kedepan, saya masih ingin mewujudkan impiannnya ini ingin terus memperkuat sistem produksi dan branding Sogan Batik. Meski tantangan yang harus dia hadapi saat ini adalah keberadaan tekstil motif batik yang terus berkembang di pasaran. Tapi sebagai pembatik, saya yakin mampu bersaing dengan baik lewat design yang saya hasilkan”.

Well, sukses terus untuk Mbak Iffah dan Sogan Batik ya! Trust with your dreams.

Iffah Maria Dewi 6 Iffah Maria Dewi 7