Nabila Nur Fajrina: Dua Passion yang Berbeda

Nabila Nur Fajrina

Cantik, energik, dan multitalenta.

Mungkin tiga kata tersebut bisa menggambarkan karakter perempuan berambut panjang dengan paras ayu ini. Nabila Nur Fajrina atau yang kerap dipanggil Nabila memang sosok perempuan yang multitalenta. Bagaimana tidak, pada usianya yang masih 22 tahun, perempuan yang baru saja lulus dari Akuntansi UGM ini sudah punya segudang pengalaman sesuai dengan passionnya.

Nabila Nur Fajrina Passion 2

Nabila mengaku, untuk sebagian orang dirinya mungkin aneh karena memiliki dua passion yang jauh berbeda. Dia menaruh ketertarikan pada dunia public speaking dan accounting. Meskipun berbeda, tetapi Nabila mengaku berusaha menyeimbangkan keduanya. Perempuan yang sudah malang melintang sebagai pembawa acara TV dan MC di Yogyakarta ini mengaku memilih akutansi sebagai jurusannya kuliah untuk menyeimbangkan ketertarikannya di dunia public speaking dan hitung-hitungan.

Memiliki ketertarikan pada dua hal yang berbeda ternyata menjadikan Nabila sosok yang penuh pikiran positif. Ia memandang, perbedaan kedua passionnya tersebut justru bisa mengantarkannya pada sosok akuntan ataupun public speaker yang berbeda dari lainnya. “Meskipun public speaking dan accounting dua hal yang berbeda, buat aku ilmu public speaking itu bisa dipraktekan dalam segala hal jadi aku merasa dengan belajar accounting, aku bisa jadi seorang akuntan yang punya nilai plus di bidang public speaking hehe,” ujarnya sambil terkekeh.

Nabila Nur Fajrina Passion 1

Pandangan Nabila itu pun banyak benarnya. Karena, bukan hal yang mudah menjalani hidup dengan dua passion yang jauh berbeda. Belum lagi, perempuan dengan senyum manis ini juga tergabung dalam Paguyuban Dimas Diajeng Kota dan Propinsi DIY. Diajeng Berbakat tahun 2014 ini juga punya ketertarikan di bidang menari. Sekalipun banyak hal yang ia tekuni, namun Nabila menekankan bahwa baginya pendidikan tetap yang utama. Maka dari itu, tidak heran ia bisa lulus tepat waktu di tengah kesibukannya yang begitu padat.

Bicara tentang passion dan bidang yang ia tekuni tersebut, Nabila mengaku tak bisa melakukan semuanya tanpa dorongan sang Ibu. Ia mengenang bagaimana sang ibu selalu menemaninya untuk menemukan passion dalam hidupnya. Perempuan yang berprinsip do the best untuk semua yang ia tekuni ini mengaku baru menemukan passion yang sesungguhnya di bangku SMA. Padahal, ia sudah menekuni banyak bidang mulai dari musik sejak SD. Dan, ternyata passion public speaking lah yang identik dengan dirinya.

Nabila Nur Fajrina Passion 4

Untuk mengembangkan diri pada masa selanjutnya, Nabila berencana untuk berkarir di Jakarta. Dia melihat peluang untuk sukses dan tantangan yang besar ada di sana. Tapi, bukan itu saja cita-citanya. Lebih dari itu, Nabila punya impian suatu saat nanti bisa mendirikan sekolah public speaking. Dia ingin membuka sekolah tersebut untuk teman-teman yang punya ketertarikan public speaking, namun memiliki keterbatasan dana. “Aku pengen buka kelas bagi mereka yang pengen belajar public speaking tapi nggak punya uang, karena menurut aku kemampuan public speaking itu penting buat semua orang untuk mendukung segala pekejaan yang mereka lakukan.” Ungkap Nabila.

Belajar dari kisah ini, sepertinya kita cukup sepakat untuk mengartikan passion sebagai energy that keeps me going to accomplish my dream seperti Nabila mengartikannya. So, semoga semua impianmu tercapai ya Nabila! 😉